Bisnis Oriflame‎ > ‎

Mengapa harus tutup poin atau tupo ??

diposting pada tanggal 3 Des 2014 00.23 oleh rakhma win   [ diperbarui3 Des 2014 00.28 ]
Mengapa harus tutup poin atau tupo
bekerja dari rumah ~ Mengapa harus tutup poin atau tupo ??

Jika mendengar istilah tutup poin atau tupo pasti akan terhubung dengan bisnis Oriflame.
YA memang benar tutup poin adalah suatu syarat  yang  harus dipenuhi  member oriflamme dalam melakukan kegiatan bisnisnya. Harus yach ??? iya harus !!

Mendengar kata harus  tutup poin salah satu downline aku langsung memberi komentar,
“mbak aku gak meneruskan jadi  member  oriflamme berhenti saja takut tutup poin!”  Kenapa takut???
Abis tiap bulan aku selalu dikejar-kejar ama tupo, Haaaaa……dikejar tupo??? :))
Mendengar hal itu saya tersenyum jangan kuatir tupo gak akan ngejar kok , dia-nya anteng-anteng aja gak galak hehehe

Yuk kita balik lagi keawal tujuan Pertama kali kita join bisnis oriflame apa ?

  1. Pengen join untuk mendapatkan diskon harga barang oriflamme.
  2. Pengen join untuk mendapatkan keuntungan penjualan oriflamme sebanyak 23%
  3. Pengen join untuk mendapatkan penghasilan bulanan dari bisnis oriflamme
Dari ke-3 pilihan tujuan join tersebut kamu memilih yang mana??
Kalau aku memilih no 3, dimana jika member memilih tujuan join untuk menjalankan bisnisnya maka tutuppoin wajib.

Aku jelaskan dari sistemnya duluya…Oriflame itu bisnis bergerak di retail barang bukanjasa.
Dimana retail barang keuntungan berdasarkan penjualan barang tersebut.
Nah jika tidak ada perputaran penjualan barang dimana caranya mendapatkan keuntungan?? Nah logis kan ??
Ada barang ada uang.

Tutup poin di oriflamme di ibaratkan sebagai perputaran modal bisnis kita.
Merupakan pekerjaan utama selain merekrut / mensponsori bagi member yang menjalankan bisnisnya.
Di oriflame member dihitung besarnya imbalan kerja dalam bentuk bonus bulanan berdasarkan jumlah omzet penjualan bulanan...Perputaran uang ada karena ada penjualan barang.

Sebenarnya prinsip tersebut merupakan prinsip umum di dunia bisnis ,sama halnya dengan bisnis konvensional lainnya ??

Contohnya kita buat donat lalu dijual dengan cara menitipkan kewarung dan toko.
Dengan penjanjian tiap donat yang  terjual kita beri keuntungan 25%, nah bila warung tersebut tidak menjual donat sama sekali apa harus juga diberi keuntungan 25% seperti warung yang menjual 10 atau 20 pcs ??? Tentu saja tidak ..pcs.

Sama dengan oriflame, dimana oriflame akan memberikan bonus kemembernya yang memiliki penjualan.
Penjualan barang dimulai dari tiap member melakukan tupo pribadi, lalu downline juga melakukan tupo ,maka omzet akan dihitung dari penjualan grup tersebut.

Perlu diingat ya … tupo itu merupakan modal bulanan bisnis ini.
Level  apapun wajib tutup poin sebesar 100BP atau sekitar 600 ribuan dalam 1 bulan .
Caranya tutup poin itu mudah kok... .Dengan mengalihkan belanja bulanan rumah keproduk oriflame, sabun mandi, sampo, makeup, minyak wangi...

Atau mengumpulkan penjualan.
Dengan menjual produk oriflame kita akan mendapatkan keuntungan penjualan 23%.
Wah jadi double dong penghasilan kita , yes pasti....Selain bonus bulanan kita juga dapat keuntungan penjualan.
Nah mudahkan tupo itu ..
serta system tutup poin wajar banget dilihat dari kaca mata bisnis.
Yuk duplikasikan kejaringan tupo itu mudah dan lakukan diawal supaya meringankan pikiran untuk merekrut,

Comments